“Apa cuma aku yang merasa begini?” – Para pengungsi perempuan Suriah bercerita tentang kesehatan mental mereka selama pandemi

COVID-19 berdampak pada kita semua, dan menghadapinya secara emosional bisa terasa berat.
Verified bekerja sama dengan Rozana FM untuk membuat serial radio dan digital baru yang meningkatkan kesadaran dan memberi dukungan soal kesehatan mental bagi para pengungsi Suriah.
Di Timur Tengah dan Afrika Utara, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa 31% orang dewasa melaporkan dampak psikologis yang berat akibat pandemi, sementara 40% mengatakan tingkat stres mereka meningkat karena dampaknya terhadap pekerjaan dan mata pencaharian.
Gangguan stres pascatrauma (PTSD), depresi, dan kecemasan berdampak pada banyak orang di kawasan ini dan wilayah lainnya. Karena itu, kami membuat video berdasarkan kesaksian nyata para perempuan Suriah yang tinggal di Turki selama pandemi.
Kisah para pengungsi perempuan ini menunjukkan bagaimana pembatasan selama lockdown serta perubahan gaya hidup, pendapatan, dan rutinitas berdampak berat pada komunitas mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental lebih mungkin dialami orang yang sudah menghadapi berbagai tantangan berat. Masalah ini juga berdampak lebih lama pada komunitas yang kekurangan sumber daya. Tapi, bukan cuma orang-orang yang rentan yang terdampak tekanan akibat pandemi. Kita semua merasakan dampaknya dengan cara masing-masing.
Salah satu hal positif yang muncul selama 18 bulan terakhir adalah banyak contoh orang saling mendukung, baik sebagai individu maupun sebagai komunitas.
Memberi dan menerima dukungan sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan mental. Caranya bisa sesederhana mengajak bicara, mendengarkan, atau berbagi perasaan. Kita juga bisa saling berbagi tips untuk menjaga semangat, misalnya dengan berolahraga, melakukan kegiatan yang membuat pikiran tetap aktif, cukup tidur dan istirahat, atau melakukan hal-hal kecil yang bikin kita merasa lebih baik—seperti mengelus hewan peliharaan, mengobrol dengan teman, atau berjalan kaki cukup lama.